Intel dilaporkan membatalkan rencana pembangunan pabrik senilai 25 miliar dolar amerika, atau sekitar 407,5 triliun rupiah di Israel menurut situs berita keuangan Israel, Calcalist. Saat dikonfirmasi, Intel menyebut perlu menyesuaikan proyek-proyek besar dengan perubahan jadwal, tanpa merujuk langsung pada proyeknya di Israel. ( tbu )




