Perusahaan asing yang beroperasi di Rusia merugi lebih dari 107 miliar dollar amerika, dan kerugian tersebut dihitung dari penurunan nilai perusahaan sampai hilangnya pendapatan. Saat ini nilai kerugian telah meningkat sepertiga sejak perhitungan terakhir pada bulan Agustus tahun lalu. Kondisi ini menunjukkan besarnya dampak finansial yang dialami dunia usaha akibat invasi Rusia. Sepanjang tahun berjalan, terjadi penjualan aset milik Shell, HSBC, Polymetal International dan Yandex NV dengan total nilai 10 miliar dollar amerika, harga ini telah terdiskon hingga 90 persen, serta menimbulkan kerugian. Pekan lalu, Danone mengatakan akan menjual aset di Rusia, sehingga menimbulkan kerugian total 1,3 miliar dollar amerika. ( bn )



