Wall Street Amerika Serikat

Selama setahun ini, ada sekitar 8 saham di bursa Wall Street Amerika Serikat yang mengalami pengurangan nilai besar. Melansir Investors Business Daily, investor kehilangan 462 miliar dolar amerika atau 7 ribu 100 triliun rupiah lantaran hanya memegang 8 saham yang mengalami penurunan nilai pasar terbesar tahun ini. Saham-saham yang nilainya jeblok itu termasuk pembuat vaksin Pfizer dengan kode saham PFE, raksasa minyak Chevron dengan kode sahan SVX, hingga produsen obat Johnson and Johnson dengan kode saham JNJ. Ada juga perusahaan energi NextEra Energy dengan kode saham NEE, lalu perusahaan farmasi Bristol-Myers Squibb dengan kode saham BMY, dan perusahaan produk kecantikan Estee Lauder dengan kode sahan EL. Dua lainnya adalah perusahaan farmasi Moderna berkode saham MRNA dan juga raksasa minyak gas ExxonMobil dengan kode saham XOM. Padahal, 8 saham ini masuk ke dalam indeks S and P Five Hundreds.

Author: Tomi Cokro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *