Kementerian Transportasi Jepang telah turun langsung untuk menyelidiki Skandal hasil uji keselamatan atas mobil-mobil Daihatsu yang digarap bersama Toyota Motor. Untuk itu, kementerian telah melakukan penyelidikan di kantor pusat Daihatsu Motor, di Prefektur Osaka pada hari Kamis kemarin, atau sehari setelah perusahaan itu menghentikan pengiriman produknya di dalam dan luar negeri. Kementerian transportasi Jepang mencoba menyelidiki apakah ada laporan persetujuan produksi yang dicurangi, dan akan mempertimbangkan sanksi administratif seperti pencabutan persetujuan jika diperlukan. Daihatsu mengatakan panel pihak ketiga telah dibentuk oleh perusahaan, guna mengidentifikasi 174 tanda kesalahan baru di 25 pengujian kendaraan. ( ben )




