Data riset Kominfo dan Mafindo

Data riset Kominfo dan Mafindo atau Masyarakat Anti-Fitnah Indonesia menunjukan, sepanjang periode pertengahan Juli hingga 26 November kemarin peredaran Hoax terkait pemilu 2024 masih banyak terjadi di media-media social. Peringkat teratas medsos yang banyak menyebarkan hoax pemilu berdasarkan data kominfo ditempati oleh Facebook, berikutnya secara berturut ditempati TikTok, Youtube, Twitter, dan snack video. Peringkat itu disusun berdasarkan banyaknya permintaan take down terhadap konten-konten bermuatan hoax politik. Sementara berdasarkan data Mafindo, Twitter menempati posisi kedua terbanyak, selanjutnya secara berturut-turut ditempati oleh TikTok, Youtube, Instagram dan media online.   ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *