Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, BMKG memprediksi, puncak El Nino di Indonesia akan terjadi pada bulan Agustus hingga September, yang dikhawatirkan memicu bencana kekeringan di tanah Air. Untuk itu, Presiden Jokowi hari ini menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah Menko dan kementerian terkait, guna mengantisipasi dampak El Nino. Dalam rapat tersebut, Badan Pangan Nasional, Bapanas, diminta menyiapkan dan menghitung secara cermat stok pangan nasional, agar ketersediaan dan stabilitas pangan tetap terjaga, dalam mengantisipasi dampak kekeringan ekstrem akibat El Nino. Dengan demikian, penguatan stok pangan dipercepat, dengan menaikkan stok beras Bulog dari 735 ribu ton menjadi 1,2 juta ton, khususnya dari produksi domestik. ( ben )




