SKK Migas mengungkapkan dalam waktu dekat perusahaan migas asal Amerika Serikat, Chevron Indonesia Company akan resmi meninggalkan proyek Indonesia Deepwater Development IDD di Kalimantan Timur. Sebagai penggantinya, perusahaan migas asal Italia, ENI, akan resmi masuk menggantikan posisi Chevron sebagai pengelola proyek IDD ini. Pengalihan operator Proyek IDD dari Chevron ke ENI ditargetkan bisa tuntas pada bulan ini. SKK Migas terus mendorong pengalihan pengelola proyek gas laut dalam ini bisa segera terealisasi, agar proyek ini juga bisa segera memproduksi gas. Proyek gas IDD merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional PSN di bidang hulu migas. proyek IDD cukup menarik untuk dikembangkan lantaran produksi gasnya diperkirakan bisa mencapai 844 juta standar kaki kubik per hari dan 27 ribu barel minyak per hari. ( tbu )



