Bank Indonesia mencatat, aliran modal asing keluar atau capital outflow dari pasar keuangan Indonesia pada pekan ketiga bulan ini mencapai 650 miliar rupiah. Departemen Komunikasi BI Erwin mengatakan, dana asing yang keluar tersebut berasal dari selisih jual neto di pasar Surat Berharga Negara sebesar 3 koma 28 triliun dan beli neto sebesar 2 koma 63 triliun rupiah di pasar saham. Seiring keluarnya dana asing, premi credit default swaps Indonesia periode 5 tahun turun ke level 155 koma 67 basis poin per-tanggal 20 Oktober kemarin. Sementara tingkat imbal hasil atau yield SBN tenor 10 tahun naik di level 7 koma 50 persen. ( ben )



