Kepala Ekonom Citibank Indonesia Helmi Arman Mukhlis memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini 5,2 persen, lebih rendah dari prediksi pemerintah sebesar 5,3 persen. Helmi menyebutkan pemulihan aktivitas sektor swasta cukup baik, baik dalam bentuk konsumsi maupun investasi, walaupun pemerintah perlahan menarik stimulus besar-besaran yang diberikan pada masa awal pandemi. Apalagi menurut Helmi, hampir semua sub-sektor sudah kembali ke level sebelum masa Covid-19, kecuali manufaktur, terutama semen yang berada 20 persen dari masa sebelum pandemi. ( tbu )



