Neraca perdagangan Indonesia masih mencetak surplus pada bulan Maret 2022 yaitu mencapai 4,53 miliar dolar amerika. Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, surplus neraca perdagangan pada Maret 2022 ini menandakan kinerja perdagangan yang mencetak surplus selama hampir 2 tahun terakhir. Surplus neraca perdagangan ini disebabkan oleh nilai ekspor sebesar 26 setengah miliar dolar amerika, dan nilai impor tercatat 21,97 miliar dolar amerika. Surplus neraca perdagangan ini berasal dari komoditas bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan nabati dan besi dan baja. ( tbu )



