short-selling di Bursa efek Amerika

Aksi taruhan short-selling mewarnai bursa efek Amerika Serikat awal tahun ini. Kelompok short-selling diperkirakan telah mengantongi keuntungan sebesar 114 miliar dolar amerika atau sekitar seribu 630 triliun rupiah pada penutupan perdagangan Jumat yang lalu. Menurut data dari Ihor Dusaniwsiy analis S3 Partners, kelompok short-selling bertaruh paling besar pada saham Tesla dan Netflix yang bakal anjlok sahamnya di awal tahun ini. Kelompok itu mencari keuntungan dengan mengantisipasi penurunan nilai saham. Mereka meminjam saham dan menjual saham pinjaman ini ke pembeli yang bersedia membayar harga pasar. Disaat harga saham itu turun, pedagang short-selling ini akan membelinya kembali dengan harga lebih murah. Keuntungan didapatkan dengan mengantongi selisihnya. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published.