DIW Berlin, Ifo Institute dan IfW Kiel

Keterbatasan pasokan komponen dan bahan baku secara global mempersulit ekonomi Jerman yang didominasi oleh industri berbasis ekspor. Hal ini membuat gabungan lembaga institut terkemuka Jerman antara lain DIW Berlin, Ifo Institute dan IfW Kiel memangkas proyeksi pertumbuhan tahun ini. Mereka merevisi pertumbuhan ekonomi Jerman ke kisaran 2,4 persen. Angka ini lebih rendah dari proyeksi April lalu sebesar 3,7 persen. Pandemi covid-19 telah menekan ekonomi Jerman. Sebelumnya, ekonomi Jerman mampu tumbuh secara signifikan. Namun, mereka optimistis efek pandemi dan keterbatasan pasokan dapat diatasi secara perlahan pada 2022. Bahkan, mereka berani menaikkan pertumbuhan ekonomi tahun depan dari 3,9 persen menjadi 4,8 persen. (cnn-tbu)

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published.