Perdana Menteri India telah mengabaikan panggilan telepon Presiden Amerika Donald Trump. Hal ini terjadi setelah Amerika serikat mengumumkan akan melanjutkan penerapan tarif yang merugikan produk-produk India. Trump berulang kali mencoba menghubungi Narendra Modi melalui telepon menjelang pemberlakuan pajak impor 50% yang mulai berlaku Rabu atas produk-produk India. Financial Times mengonfirmasi Modi tidak berkomunikasi dengan Trump menjelang batas waktu tarif lantaran ia khawatir presiden Amerika akan menuntut konsesi di menit-menit terakhir. The Daily Beast menghubungi Gedung Putih untuk komentar, namun belum mendapat tanggapan. Sebelumnya Trump telah mengenakan bea masuk 25% atas produk-produk dari India. (kontan-tbu)



