Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau GAIKINDO sebut, penjualan mobil di Indonesia nyaris disalip oleh Malaysia setiap tahunnya. Potensi Malaysia menyalip Indonesia berkat dukungan pemerintahan negara tetangga tersebut pada industri otomotif dalam bentuk insentif. Kebijakan Malaysia masih dipertahankan sejak masa Pandemi Covid-19. Berdasarkan data ASEAN Automotive Federation total penjualan kendaraan bermotor Indonesia Januari hingga Mei 2025 tercatat 316 ribu 900 unit, Malaysia 314 ribu unit. Pajak kendaraan di Malaysia sangat murah jika dibandingkan Indonesia. Contohnya mobil Avanza di Indonesia terkena pungutan pajak kendaraan bermotor 5 juta, sedangkan di Negeri Jiran hanya 300 ribu rupiah. ( tbu )



