Bank Indonesia memangkas suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 5% pada Rapat Dewan Gubernur terakhir. Dengan demikian sepanjang tahun ini Bank Sentral telah menurunkan BI Rate sebesar 100 bps. Para bankir pun optimis hal itu akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pada akhirnya juga menjadi mesin pertumbuhan kredit industri perbankan. Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan kebijakan BI selaras dengan pemerintah yang hendak mendorong pertumbuhan ekonomi domestik. Penurunan suku bunga juga turut menekan biaya dana perbankan, mendukung efisiensi dan juga ruang ekspansi kredit. Penurunan suku bunga acuan memberikan daya dorong terhadap perekonomian Tanah Air. ( tbu )




