Produsen minuman beralkohol hadapi tantangan minuman berbasis THC,

Produsen minuman beralkohol menghadapi tantangan baru seiring meningkatnya popularitas minuman berbahan dasar tetrahydrocannabinol, THC, dari tanaman ganja di Amerika Serikat. Minuman THC dinilai semakin menarik minat konsumen di Amerika Serikat, yang sebelumnya memilih mengkonsumsi beer atau minuman beralkohol lainnya. Menurut laporan dari firma riset industri ganja, BDSA, penjualan produk ganja legal termasuk minuman THC diproyeksi tumbuh sebesar 20 persen dibanding tahun 2024 menjadi 34 miliar dolar amerika, dan diperkirakan bakal menembus 57 miliar dolar pada tahun 2028 mendatang. Pertumbuhan tersebut didorong oleh semakin longgarnya regulasi di berbagai negara bagian Amerika terkait penggunaan ganja untuk kebutuhan rekreasi maupun kesehatan. ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *