Direktur Utama Indonesia Battery Corporation IBC Toto Nugroho menjadi salah satu dari 9 orang yang ditetapkan sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di subholding Pertamina dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama periode 2018—2023. Toto ketika itu menjabat SVP Integrated Supply Chain Pertamina periode Juni 2017 hingga November 2018. Dalam kasus dugaan korupsi minyak mentah, Kejagung menyebut Toto berperan melakukan dan menyetujui pengadaan impor minyak mentah dengan mengundang supplier yang tidak memenuhi syarat sebagai peserta lelang. Toto sendiri merupakan Dirut IBC sejak April 2021 hingga sekarang. Toto memiliki karier yang cukup panjang yakni 25 tahun di Pertamina. ( tbu )




