Presiden Amerika Serikat Donald Trump menetapkan tarif 50% kepada Brasil mulai 1 Agustus 2025. Besaran itu lebih tinggi dari pengumuman sebelumnya 10%, yang dianggap sebagai balasan atas kasus pidana yang sedang berlangsung terhadap mantan presiden Brasil Jair Bolsonaro. Hal itu tercantum dalam surat yang dikirim Trump ke Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva. Pengenaan tarif yang lebih tinggi juga sebagai respons terhadap hubungan perdagangan yang dianggap sangat tidak adil antara kedua negara. Bahkan Trump mengaku angka 50% itu jauh lebih rendah daripada yang dibutuhkan untuk mencapai kesetaraan dengan Brasil. Sebelumnya, Trump juga mengkritik Brasil atas perlakuannya terhadap Bolsonaro, sekutu vokal presiden Amerika yang kini sedang diadili atas perannya dalam dugaan kudeta untuk membatalkan kekalahan dalam Pemilu tahun 2022.( tbu )




