Keluarga dan pengelola warisan Michael Jackson menuding Frank Cascio, mantan manajer sekaligus sahabat dekat mendiang sang Raja Pop, melakukan pemerasan senilai 213 juta dollar Amerika atau 3,4 triliun rupiah. Cascio mengancam akan mengajukan gugatan publik terkait tuduhan pelecehan seksual terhadap anak, kecuali diberi uang dalam jumlah besar. Padahal, selama ini Cascio dikenal sebagai pembela setia Michael Jackson, termasuk menulis buku My Friend Michael pada 2011 yang membantah tuduhan pelecehan. Namun, sikapnya berubah setelah perilisan dokumenter bertajuk Leaving Neverland pada 2019. Keluarga dan pengelola warisan Michael Jackson menyebut Cascio memanfaatkan situasi untuk melakukan pemerasan dan meminta uang hingga ratusan juta dollar agar tidak membawa klaim baru ke publik. Pada 2020, keluarga dan pengelola warisan sempat menyetujui penyelesaian damai 3,3 juta dollar. Namun kini Cascio dituduh melanggar kesepakatan dan menuntut tambahan 213 juta dollar Amerika, yang kemudian turun jadi 44 juta dollar. ( tbu )




