OECD pangkas pertumbuhan  ekonomi Indonesia dari 4,9 jadi 4,7 persen%

Pemangkasan proyesksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2025 oleh Organization for Economic Co-operation and Development atau OECD dari 4,9 menjadi 4,7 persen dinilai sebagai sinyal mengkhawatirkan bagi perekonomian. Analis Kebijakan Ekonomi Apindo, Ajib Hamdani menyatakan, sebetulnya sinyal perlambatan ekonomi sudah mulai terlihat sejak kuartal pertama 2025. Meski begitu, pemerintah dinilai terlihat tetap optimis menjaga pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 5 persen melalui sejumlah program insentif dan stimulus guna menopang belanja masyarakat. Sementara itu, hal lain yang perlu dicermati adalah data Purchasing Managers’ Index atau PMI manufaktur bulan April dan Mei, yang masing-masing tercatat sebesar 46,7 dan 47,4 poin, atau menandakan terkontraksinya sektor industri. ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *