Badan Pengelola Investasi, BPI Danantara dikabarkan membuka peluang investasi dalam kesepakatan merger antara Gojek Tokopedia dan Grab. Danantara dikabarkan tengah memulai pembahasan awal dengan GOTO untuk mengakuisisi minoritas sahamnya. Langkah ini dilakukan untuk menekan kekhawatiran pemerintah ihwal dampak monopoli imbas merger GOTO dan Grab. Diketahui, laporan Reuters sebelumnya menyebut Grab menargetkan kesepakatan merger tercapai pada kuartal dua 2025. Grab dikabarkan akan membeli bisnis GOTO senilai 7 miliar dolar amerika. Namun, kabar merger Grab dan GOTO dikhawatirkan mengorbankan konsumen di Indonesia. Pasalnya, konsumen tidak memiliki pilihan lain jika merger itu terealisasi lantaran kedua perusahaan memiliki layanan yang serupa.




