Morgan Stanley memproyeksikan OPEC plus bakal terus melanjutkan produksi selama tiga bulan kedepan, yang akan kembali menekan harga minyak dunia. Sebelumnya, delapan anggota utama OPEC plus telah secara sukarela memangkas produksi sejak November 2023 mengumumkan langkah pemangkasan produksi untuk keempat kalinya secara berturut-turut, Sabtu 31 Mei kemarin. Kondisi itu setara pengurangan penuh hingga 2,2 juta barel per hari. Pandangan Morgan Stanley atas kelompok produsen minyak Opec Plus bertolak belakang dengan pandangan Goldman Sachs Group yang mengatakan perkiraan, kenaikan produksi hanya akan terjadi selama satu bulan lagi. Goldman mempertahankan prakiraan harga minyak dunia, dan memprediksi akan terjadinya kelebihan pasokan di akhir tahun. ( ben )




