Bursa Efek Indonesia sedang memantau saham emiten Diagnos Laboratorium Utama, seiring adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar atau unusual market activity, UMA. Pada penutupan perdagangan Rabu 23 April, harga saham Diagnos berada di level 185 rupiah persaham, naik 23,33 persen secara harian, sementara dalam sepekan terakhir melejit sekitar 33 persen. Menanggapi pernyataan BEI, Diagnos Laboratorium Utama belum merinci mengapa sahamnya dipantau otoritas bursa saham. meski demikian Diagnos memastikan rencananya untuk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 14 Mei 2025. ( ben )




