Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia berharap, pemerintah pusat dan daerah kembali melakukan agenda pertemuan di luar kota, guna membantu industri hotel dan restoran. Sekjen PHRI, Maulana Yusran menyebutkan, euphoria kegiatan besar seperti Moto GP, pembukaan Bali, Batam, Bintan tanpa karantina, dan Visa on Arrival, belum optimal mendorong industri hotel dan restoran. PHRI berharap, kegiatan pemerintahaan di luar kota mampu mengangkat kinerja perhotelan, lantaran secara historis periode awal tahun menjadi masa-masa low season sehingga tingkat okupansi hotel juga berada dalam kondisi rendah. ( ben )



