Emiten pertambangan plat merah, Aneka Tambang atau Antam, menyampaikan kabar terbaru proyek kerjasamanya dengan perusahaan baterai kendaraan listrik Tiongkok, Ningbo Contemporary Brun Lygend, CBL. Direktur Utama Antam, Nico Kanter menyebutkan, perseroan dan CBL siap membentuk tiga perusahaan patungan atau joint venture di sektor hulu pertambangan. Salah satunya, joint venture pertama antara anak usaha Antam PT SDA dengan Hongkong CBL Limited untuk mengelola tambang nikel di Halmahera Timur, Maluku Utara. Saat ini usaha patungan itu sedang dalam proses persetujuan analisis dampak lingkungan yang ditargetkan terbit pada bulan depan. ( ben )




