Harga Bitcoin melonjak setelah rilis data CPI Amerika Serikat Desember 2024

Harga Bitcoin melonjak signifikan setelah rilis data Consumer Price Index atau CPI Amerika Serikat untuk Desember 2024. Inflasi tahunan tercatat di angka 2,9 persen, sesuai dengan ekspektasi pasar. Kondisi ini mendorong nilai Bitcoin melampaui 102 ribu dollar amerika, atau setara lebih dari 1,6 miliar rupiah. CEO Indodax, Oscar Darmawan, menilai bahwa lonjakan ini mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan investor terhadap Bitcoin sebagai aset lindung nilai. Menurut Oscar keputusan The Fed sangat berpengaruh terhadap pergerakan Bitcoin dan aset kripto lainnya. Ia menambahkan “Pasar sangat sensitif terhadap kebijakan moneter. Jika The Fed memberi sinyal akan menurunkan suku bunga, maka likuiditas akan meningkat, dan Bitcoin bisa menjadi salah satu aset yang paling diuntungkan. ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *