Maskapai Japan Airlines mengumumkan tengah diserang peretas. Mereka mengakui serangan itu akan berdampak pada penerbangan beberapa waktu ke depan. Juru Bicara Japan Airlines mengatakan ada kemungkinan jadwal penerbangan terganggu. Namun, mereka sedang berupaya menangkal serangan tersebut. Juru bicara itu tak memberi detail mengenai serangan hacker itu. Ia juga tidak menjelaskan soal rincian penundaan penerbangan yang akan dilakukan. Japan Airlines JAL adalah maskapai terbesar kedua di Jepang. Mereka hanya kalah dari maskapai All Nippon Airways ANA. Serangan hacker terhadap Japan Airlines menambah deretan perusahaan Jepang yang terkena serangan siber. Pada 2022, Pemerintah Jepang mengungkap serangan hacker di balik gangguan distribusi Toyota. Saat itu serangan siber membuat produksi Toyota terhenti satu hari. ( tbu )




