Ekspor komoditas unggulan Indonesia tidak dalam kondisi baik. Dari tiga komoditas, hanya satu yang alami pertumbuhan positif yaitu minyak kelapa sawit atau CPO dan turunannya. Ekspor CPO pada Oktober 2024 mencapai 2,37 miliar dolar amerika dengan porsi 10,25 persen. Secara tahunan ekspor CPO tumbuh 25,35 persen dan bulanan 70,9 persen. Besi dan baja alami kontraksi sebesar 8,38 persen secara tahunan menjadi 2,24 miliar dolar amerika. Meskipun secara bulanan ada peningkatan 1,89 persen. Sementara batubara semakin suram dengan capaian 2,52 miliar dolar amerika, turun 7,39 persen secara tahunan dan bulanan 0,73 persen. Total ketiga komoditas ini memberikan kontribusi 30,9 persen dari total ekspor nonmigas Indonesia pada Oktober 2024. ( tbu )




