Taiwan tutup dan menghentikan semua kegiatan mulai dari ratusan penerbangan, sekolah, kantor, dan pasar keuangan. Penghentian kegiatan itu dilakukan lantaran negara tersebut melihat ancaman terjangan angin topan krathon dan diperarah dengan hujan lebat. Pejabat di kota pelabuhan utama Kaohsiung, yang menjadi pusat informasi badai, meminta orang-orang untuk tetap di rumah dan menghindari laut, sungai, dan gunung. Wali Kota Kaohsiung juga mengatakan akan ada kemungkinan angin kencang dan hujan lebat kedepan. Penghentian aktivitas masyarakat juga telah dilakukan sejak kemarin. Semua kota mulai mengumumkan hari libur, menutup pasar keuangan, membatalkan penerbangan domestik, bersama dengan 246 penerbangan internasional, sementara lebih dari 10 ribu orang dievakuasi, sebagian besar di selatan dan timur. Angin topan sendiri disebut lebih sering terjadi di pesisir timur Taiwan yang bergunung-gunung dan jarang penduduknya. Tetapi topan krathon diperkirakan akan menerjang daratan.




