Inflasi inti di Tokyo pada Juni meningkat. Kenaikan ini karena tingginya harga bahan bakar dan biaya impor. Data ini memberi harapan adanya kenaikan suku bunga jangka pendek. Inflasi inti Tokyo naik 2,1 persen secara tahunan di Juni. Ini lebih tinggi dari konsensus proyeksi analis di 2 persen. Di bulan sebelumnya, inflasi inti ibukota Jepang ini cuma naik 1,9 persen. Info saja, inflasi inti Tokyo dianggap data penting lantaran seringkali jadi indikator realisasi inflasi nasional. Indeks harga konsumen secara umum yang tidak memperhitungkan harga bensin dan makanan segar, juga naik 1,8 persen di Juni. Di Mei, indeks ini cuma naik 1,7 persen. ( tbu )




