Indonesia memiliki potensi yang luar biasa dalam hal penangkapan dan penyimpanan karbon atau Carbon Capture Storage, CCS. Kondisi ini memberikan keuntungan bagi Indonesia karena menjadi peluang bisnis yang baru. Berdasarkan data Kementerian ESDM, potensi penyimpanan karbon pada bekas reservoir di lapangan migas yang ada di Indonesia mencapai 577 gigaton. Menurut Direktur Eksekutif Indonesia CCS Center, ada beberapa faktor yang menjadikan Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan proyek CCS. Faktor pertama adalah regulasi yang sudah mendukung. Lebih lanjut, teknologi CCS bukan hal yang baru bagi perusahaan migas dan sudah diterapkan sejak 40 tahun lalu. Ia menilai Indonesia menjadi negara yang paling siap untuk mengimplemantasikan CCS dibandingkan negara di kawasan Asia lainnya. ( tbu )



