Huawei Technologies sepanjang tahun ini mencatatkan penjualan lebih dari 700 miliar yuanm atau sekitar seribu 519 miliar triliun rupiah melonjak 9 persen dibanding tahun lalu. Ini laju pertumbuhan tercepat pendapatan Huawei beberapa tahun terakhir. Realisasi ini berkat kebangkitan bisnis ponsel pintar. Pertumbuhan ini jadi bukti bisnis Huawei tetap bisa bangkit meski ada sanksi pembatasan cip oleh Amerika Serikat. Secara mengejutkan, Agustus lalu Huawei meluncurkan smartphone seri Mate60, yang dilengkapi cip produk dalam negeri. Peluncuran ini secara luas dinilai menandai kembalinya Huawei ke pasar ponsel pintar kelas atas. ( tbu )




