Lebih dari 20 negara menyatakan setuju bergabung dalam koalisi yang memiliki misi melindungi lalu lintas komersial di Laut Merah dari gangguan Houthi. Koalisi besar ini dipimpin oleh Amerika Serikat. Pentagon mengatakan setidaknya delapan negara yang telah mendaftar menolak disebutkan namanya secara publik. Amerika Serikat memperkenalkan program perlindungan Laut Merah ini dua hari lalu dengan nama resmi Operation Prosperity Guardian. Di awal perkenalannya, Amerika Serikat mengklaim lebih dari selusin negara telah setuju untuk berpartisipasi. Misi utama dari koalisi ini adalah untuk melindungi lalu lintas komersial di Laut Merah dari gangguan kelompok Houthi Yaman yang saat ini memburu kapal-kapal Israel di perairan tersebut. Semua negara yang terlibat nantinya akan melakukan patroli laut bersama. ( tbu )




