Kadin Indonesia meminta pemerintah turun tangan menyikapi perkembangan isu hoax boikot produk yang diduga terafiliasi dengan Israel. Pasalnya, Majelis Ulama Indonesia, MUI, tidak pernah merilis daftar produk serta merek yang diduga terafiliasi dengan Israel, seperti beredar melalui media-media social. Pelaksana Tugas Harian Ketua Umum Kadin Indonesia Yukki Nugrahawan Hanafi mengatakan, hoax daftar merek dan produk yang disebut-sebut mendukung Israel justru menjadi pukulan bagi perekonomian dan warga Indonesia yang menjadi pegawai atau karyawan perusahaan yang tercantum dalam daftar hoax. ( bn )




