Konglomerat Tiongkok, Jack Ma, berencana menjual 10 juta lembar sahamnya di Alibaba yang bernilai hampir 871 juta dolar amerika atau setara dengan 13 koma 5 triliun rupiah. Penjualan saham itu pada awalnya ingin dilakukan pada Selasa kemarin melalui JC Properties dan JSP Investment, dua entitas yang terkait dengan Ma dan yayasan filantropisnya. Namun pengumuman rencana penjualan saham yang mau dilakukan Jack Ma ini terjadi pada hari yang sama ketika Alibaba melaporkan pendapatan kuartal ketiganya, dimana perusahaan mengumumkan pembatalan listing bisnis cloud computing milik mereka. Kondisi ini mengakibatkan munculnya rumor yang mengatakan pendiri Alibaba ini sudah kehilangan kepercayaan terhadap perusahaan. Namun rumor ini dengan cepat dibantah oleh Chief People Officer Jane Jiang Fang. Jiang mengatakan transaksi itu merupakan bagian dari rencana jangka panjang Jack Ma untuk mengembangkan investasi teknologi pertanian dan pengembangan kesejahteraan karyawan di perusahaan dan tidak ada sangkut-pautnya dengan tingkat kepercayaan Ma terhadap perusahaan. ( tbu )




