KFC Indonesia

Emiten pengelola restoran cepat saji KFC di tanah air, Fast Food Indonesia, hingga akhir kuartal ketiga tahun ini, mencatatkan rugi bersih senilai 152,4 miliar rupiah. Nilai kerugian itu membengkak hingga 815 persen, dibanding kerugian pada periode sama di tahun lalu. Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, sepanjang 9 bulan pertama tahun ini, pendapatan Fast Food Indonesia naik sebesar 7 persen secara tahunan menjadi 4,6 triliun rupiah. Peningkatan pendapatan tersebut dikontribusi oleh segmen makanan dan minuman yang naik 7,3 persen menjadi 4,6 triliun rupiah. Namun, beban penjualan dan distribusi perseroan tercatat naik dari sebelumnya 2,2 menjadi 2,4 triliun rupiah. Kemudian beban umum dan administrasi naik 19,9 persen menjadi 631 miliar rupiah. Sehingga membuat perseroan masih mencatatkan kerugian. ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *