Axiata dan Sinarmas group, sebagai pemilik emiten XL Axiata, dan Smartfren Telecom, dikabarkan sedang melakukan pembicaraan untuk menggabungkan kedua operator seluler tersebut menjadi satu perusahaan. Berita rencana merger antara XL dan Smartfren dilaporkan oleh Bloomberg, berdasarkan keterangan beberapa sumber yang mengetahui proses negosiasi. Tercatat, Industri telekomunikasi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir memang berada dalam gelombang konsolidasi. Pasalnya, tahun lalu Indosat yang mayoritas sahamnya dikuasai oleh Ooredoo Qatar, bergabung dengan Hutchison 3 Indonesia milik CK Hutchison Holdings Hong Kong. Kemudian, Telkom Indonesia juga menyatukan dua unit bisnis konsumennya, Telkomsel dan Indihome. ( ben )



