Pengamat Tata Kota Nirwono Joga

Pengamat Tata Kota Nirwono Joga menilai, pengaturan jam masuk kerja untuk mengurai kepadatan volume kendaraan di Jakarta tidak efektif untuk mengendalikan kemacetan. Menurutnya, meski jam kerja diatur, masyarakat dinilai tetap berangkat bersamaan di pagi hari. Ketidakefektifan pengaturan ini menurutnya, dipengaruhi pola masyarakat Jabodetabek pergi mengantar anak ke sekolah terlebih dahulu dan kemudian dilanjutkan berangkat ke kantor. Hal ini membuat mereka tetap berangkat dari rumah di jam yang sama. Sebelumnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal menerapkan uji coba jam masuk kerja menjadi dua sesi, yakni jam 8 dan 10 pagi. Uji coba ini akan dilakukan di internal pemprov terlebih dahulu sebelum diberlakukan untuk swasta. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *