Elon musk sesumbar telah memberi peringatan kepada pemerintah Tiongkok bahwa ‘digital superintelligence’ berbasis AI bisa merampas kekuasaan Partai Komunis yang kini dipimpin oleh Xi Jinping dan mengambil alih negara. Digital superintelligence merupakan inovasi lebih lanjut dari teknologi AI. Digital superintelligence merupakan replika digital otak manusia, yang memungkinkan robot dengan kemampuan nalar dan pembelajaran layaknya manusia. Musk mengaku menghabiskan waktu yang lama bersama jajaran pimpinan Tiongkok, merujuk kunjungannya ke Negeri Tirai Bambu Mei lalu. Sebagai informasi, Musk merupakan salah satu pengusaha Amerika yang memiliki kedekatan dengan Tiongkok. Dalam kunjungannya pada Mei lalu, Musk disambut seperti ‘raja’. (cnbc-tbu)




