Wisatawan Tiongkok ke Australia

Gelombang wisatawan RRT yang diprediksi kembali mengunjungi Australia kini tampak tidak sesuai harapan. Arus ini terbentur aturan visa, biaya yang relatif mahal, minimnya penerbangan, dan eksodus pemandu wisaya bahasa mandarin. Faktor-faktor tersebut membuat industri ekspor terbesar keempat di Australia ini tertekan. Menurut laporan, Februari 2023 menjadi bulan pertama sejak perbatasan Tiongkok sepenuhnya dibuka kembali. Data pihak berwenang Australia pun mencatat 40 ribu 430 pengunjung perjalanan singkat dari RRT. Jumlah itu seperlima dari total kunjungan di bulan yang sama pada 2019 dan jauh di belakang kunjungan dari Selandia Baru, Inggris, dan Amerika Serikat. Industri pariwisata Australia juga terkendala oleh kurangnya pemandu berbahasa asing dan personel penting, termasuk pengemudi bus wisata. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *