Unilever Indonesia pada kuartal pertama tahun ini mencatat penjualan bersih 10,6 triliun rupiah, turun 2 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Tidak hanya itu, laba bersih Unilever Indonesia pada periode itu juga melorot lebih dari 30 persen menjadi 1,4 triliun rupiah. Unilever Indonesia mengatakan, catatan penting kinerja kuartal pertama tahun ini mencakup fundamental yang lebih kuat di jalur General Trade dan Modern Trade, core brands yang menawarkan manfaat yang lebih unggul, portofolio yang solid di semua segmen, dan peningkatan daya saing di MT. Meski prospek makro menunjukkan tanda-tanda menggembirakan, pihaknya melihat pertumbuhan pasar melambat pada kuartal pertama tahun ini dibandingkan kuartal tiga dan empat tahun lalu. ( tbu )



