Global Digital Niaga atau Blibli membayar utang senilai 2,75 triliun rupiah ke Bank BTPN 7 Desember lalu dengan menggunakan dana IPO saham. Emiten berkode saham BELI ini menggunakan pinjaman dari BTPN itu untuk kebutuhan korporasi perseroan secara umum. Sebagaimana diketahui, dari nilai emisi IPO sebesar 8 triliun rupiah, 5,5 triliun akan digunakan Blibli untuk melunasi utang kepada BCA dan Bank BTPN. Sementara itu, sisa dana IPO akan digunakan Blibli dan entitas anak sebagai modal kerja untuk mendukung kegiatan usaha utama dan pengembangan usaha perseroan. Rinciannya, sekitar 57 persen digunakan oleh Blibli, dan 43 persen akan digunakan untuk Global Tiket Network. (bisnis-tbu)



