Johnson & Johnson

Johnson & Johnson menarik bedak bayi di seluruh dunia tahun depan setelah melakukan hal yang sama di Amerika Serikat dan Kanada lantaran gugatan bahwa bedak itu menyebabkan kanker. Perusahaan telah menghadapi proses pengadilan dengan tuduhan bedak taleknya menyebabkan pengguna mengembangkan kanker ovarium, melalui penggunaan kebersihan kewanitaan, atau mesothelioma, kanker yang menyerang paru-paru dan organ lainnya. J&J menegaskan sebagian besar penelitian medis menunjukkan, bedak bayi itu aman dan tidak menyebabkan kanker. Namun, permintaan bedak bayi perusahaan turun akibat iklan litigasi talc yang menyesatkan, dan J&J akhirnya menghapus produk berbasis bedak di sebagian besar Amerika Utara pada 2020. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *