Indeks harga saham gabungan pada penutupan perdagangan sesi kedua hari ini, mengalami penurunan sebanyak 59,760 poin, menjadi 6.984,311. Idx-30 mengalami penurunan sebanyak 5,703 poin, menjadi 538,612. Indeks lq 45 mengalami penurunan sebanyak 9,285 poin, menjadi 1.008,756.
Di pasar reguler terjadi 1 juta 302 ribu kali transaksi, dengan volume mencapai 25,4 milyar lembar saham, senilai 24,2 trilyun rupiah. 174 saham mengalami kenaikan harga, 346 saham mengalami penurunan harga, dan 168 saham tidak mengalami perubahan harga.
Saham-saham yang menduduki jajaran top gainer, antara lain pratama abadi nusa industri, naik 570 rupiah, menjadi 5.050 rupiah, dengan posisi bid 5.000 rupiah, dan offer 5.075 rupiah. Serta akasha wira international, naik 475 rupiah, menjadi 6.850 rupiah, dengan posisi bid 6.850 rupiah, dan offer 6.875 rupiah.
Sementara itu saham-saham yang mengalami penurunan yang masuk daftar top loser, antara lain fks multi agro, turun 450 rupiah, menjadi 6.800 rupiah, dengan posisi bid 6.800 rupiah, dan offer 6.900 rupiah, serta dci indonesia, turun 425 rupiah, menjadi 31.975 rupiah, dengan posisi bid 31.900 rupiah, dan offer 31.975 rupiah.
Sedangkan saham-saham yang tercatat sebagai top active, diantaranya adalah sigma energy compressindo dengan volume transaksi sebanyak 3 juta 632 ribu lot, senilai 66,3 milyar rupiah, pada harga 186 rupiah per lembar saham, dengan posisi bid 185 rupiah, dan offer 186 rupiah, serta adaro minerals indonesia, dengan volume transaksi 3 juta 419 ribu lot, senilai 622,7 milyar rupiah, pada harga 1.745 rupiah, dengan posisi bid 1.740 rupiah, dan offer 1.745 rupiah.
Saham yang menempati posisi top value adalah goto gojek tokopedia dengan nilai transaksi sebesar 695,2 milyar rupiah.



