Presiden Rusia Vladimir Putin menempatkan aset bisnis Japan Tobacco International JTI di Rusia dibawah pengelolaan sementara perusahaan lokal. Kebijakan ini menambah daftar perusahaan asing yang kehilangan kendali atas operasional bisnisnya di Rusia ditengah meningkatnya pembatasan terhadap aset asing. Melalui kebijakan itu, kepemilikan JTI di empat entitas bisnis di Rusia akan dikelola oleh perusahaan lokal, Industrial Assets. Dekret itu tidak menjelaskan alasan penempatan aset dibawah pengelolaan sementara. Namun, Kremlin sebelumnya mengaitkan kebijakan serupa dengan tindakan negara-negara yang dikategorikan Rusia sebagai pihak tidak bersahabat. Pemerintah Jepang memprotes dan meminta Rusia mencabut kebijakan itu. JTI merupakan bagian dari Japan Tobacco dan mengklaim sebagai produsen tembakau terbesar di Rusia berdasarkan volume penjualan. (kontan-tbu)




