Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama mengungkapkan, ekonomi Jepang tengah mengalami inflasi akibat tingginya biaya impor dan kini berada diambang transisi menuju periode inflasi berkelanjutan yang didorong oleh kenaikan upah. Katayama menyampaikan kepada parlemen bahwa rencana pemerintah untuk memangkas pajak konsumsi serta pemberian dana bantuan ditujukan untuk meringankan beban rumah tangga akibat meningkatnya biaya hidup. Pada September, BOJ menaikkan suku bunga ke level tertinggi dalam 31 tahun terakhir, yakni 1,25%. Langkah ini diambil ditengah meningkatnya risiko inflasi inti yang dapat melampaui target 2%, yang dipicu guncangan energi akibat perang di Iran, tingginya permintaan global terhadap AI, serta kenaikan biaya impor akibat pelemahan mata uang yen. ( tbu )




