Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mulai menyoroti konsekuensi program MBG terhadap utang pemerintah. Menurutnya, besarnya anggaran program tersebut perlu diimbangi dengan pengendalian pelaksanaan dan pencegahan kebocoran. Purbaya mengatakan dirinya tidak merasa pusing dengan besarnya anggaran MBG. Namun, pemerintah tetap harus memperhitungkan dampak pembiayaan program tersebut terhadap utang negara. Untuk itu ia menyambut baik langkah efisiensi yang dilakukan Badan Gizi Nasional dalam pelaksanaan program MBG. Efisiensi itu menurut Purbaya, telah membuat kebutuhan anggaran MBG mengalami penurunan. Ia menyebut anggaran MBG yang sebelumnya mencapai 330 triliun telah turun menjadi 270 triliun dan kemudian 240 triliun. Bahkan, Purbaya memperkirakan realisasi anggaran MBG tahun ini bisa berada dibawah 200 triliun. ( tbu )




