BMKG ungkapkan abu vulkanik letusan Gunung Anak Krakatau

BMKG mengungkapkan, sebaran abu vulkanik letusan Gunung Anak Krakatau pada Selasa 7 september per pukul 04.00 WIB sudah tidak terdeteksi di Pulau Jawa dan Sumatera. Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau diprakirakan bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Menurut BMKG, saat ini hanya terdeteksi satu sebaran utama abu vulkanik letusan Gunung Anak Krakatau. Sebaran ini memiliki lapisan rendah dengan ketinggian hingga 6000 kaki atau 1,8 kilometer, dan bergerak ke arah Selatan-Barat Daya. Tapi, sebaran ini tidak lagi berada di Pulau Jawa dan Sumatera. Melainkan, mencakup Samudra Hindia Barat Laut Banten. Sebelumnya, BMKG mendeteksi dua sebaran utama abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Sebaran 1 mencakup sebagian Jakarta, Banten, Lampung, Jawa Barat, serta perairan sekitar. Sementara sebaran 2 mencakup Samudra Hindia di sebelah Barat Daya-Barat Bengkulu, Lampung, dan Banten menjauhi wilayah Indonesia. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *