Emiten Jasa Marga Persero atau JSMR, melihat peluang pertumbuhan kinerja masih terbuka pada paruh kedua tahun 2026. Peningkatan mobilitas masyarakat dan pengembangan konektivitas jalan tol menjadi sejumlah faktor yang menopang optimisme emiten pengelola jalan tol tersebut. Selain itu, aktivitas ekonomi nasional yang terus bergerak juga diperkirakan memberikan dampak positif terhadap lalu lintas kendaraan di jaringan jalan tol Jasa Marga. Optimisme tersebut sejalan dengan kinerja perseroan pada semester I 2026 yang masih mencatatkan pertumbuhan positif. Jasa Marga membukukan pendapatan usaha sebesar 10,3 triliun rupiah, meningkat 7,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. ( ben )




