Impor Jepang mencapai rekor bulanan pada bulan Juli karena tingginya harga minyak mendorong kenaikan biaya energi dan tekanan inflasi. Sementara ekspor juga naik ke rekor tertinggi berkat pelemahan yen dan kuatnya permintaan terkait semikonduktor. Total nilai impor tumbuh 27,8% dibandingkan tahun lalu menjadi 12,1 triliun yen. Angka ini mencetak rekor baru selama dua bulan berturut-turut dan melampaui perkiraan pasar yang memprediksi kenaikan sebesar 26,5%. Volume impor minyak mentah Jepang telah pulih seiring masuknya pasokan alternatif, terutama dari Amerika Serikat yang menggantikan pengiriman dari Timur Tengah yang terganggu akibat konflik di kawasan tersebut. ( tbu )




